Sabtu, 22 Januari 2011

Nah ini dia Berry & Tikkey....

Hai..hai.. ketemu lagi para sahabat BerTik diiiiiii….

BerTik Butik punya Berita seri_4 (BBB seri_4)

Penasaran ingin tahu tampang nya Berry & Tikkey yaaa..? wah maap deh baru bisa dishare sekarang.. karena mereka sudah lama tidak dimainkan, jadi ditaruh di lemari deh.. dan baru saja mereka selesai dilaundry, biar bersih dan cakep lagi penampakkannya… (^^,)

Perkenalkan kakak, om, tante, semua sahabat BerTik… Nama saya Berry. Hobby nonton, main basket, isengin Tikkey (Tikkey : “ko Beerrrrrr…” *Tikkey ngamuk ga karuan*). Hehe..

Nah, kalau aku.. Tikkey, yang lucu, imoet-imoet nan manis ini (Berry : “wuiiihh siapa yang bilang tuuuh!!” *wuek..bibir Berry mencibir ke arah Tikkey*). --- Uupps… sorry ada kesalahan teknis..foto Tikkey belum bisa diupload nih.. (Tikkey : “maap temen-temen, foto Tikkey menyusul yaaaaah..”) ---

Hmm…ya begini ini kelakuan mereka.. oke sudah tenang sekarang.. aku lanjutkan menulis lagi..

Oya mau info juga nih.. baju Berry baruuu lho..sengaja dibuat untuk bisa nampang di BerTik Butik ^_*. Nih lihat Berry saat lagi bingung milih kain batik untuk baju barunya… Akhirnya dipilih yang warna ijo..kereeen kan…?? (^^,)

Kalau Tikkey..mmm… (*Tikkey ngerebut keyboard computer-ku, ikutan nulis di blog ini..). Tikkey : “hiiiks…Ket2 kejaaam… Ko Ber dibikinin baju baru pake kain batik bagus..Tikkey ga dibikinin.. alasan Ket2 katanya perut Tikkey terlalu kecil dan buncit, jadi susah dipakaikan baju.. huaaa…. *nangis sesenggukan di pojokan..)

Hmm..kasian juga Tikkey..tapi gimana ya..emang susah dibikinin baju sih..nanti dicariin kaos kaki batik deh biar kembar ama Berry.. (kaos kaki batik emang ada ya..hehe).

Bagaimana sahabat BerTik..? Sudah lihat koleksi BerTik Butik di facebook ? Ayo dilihat dong dan kalau minat, langsung pesan aja ya..biar ga keabisan.. Karena 1 model biasanya dibuat hanya 1 atau 2 pcs saja (edisi special deeeeh..) :)

Okay, segini dulu ya kabar-kabari dari BerTik Butik… Sampai jumpa di BerTik Butik punya Berita seri_4

Ciaoooo….

Salam dari Berry & Tikkey

Mmmuuaacchhhh…. \(^_^)/

Minggu, 09 Januari 2011

Arti nama Bertik... ??

Selamat datang di…

Bertik Butik punya Berita (BBB Seri _2)

Bertik?? mmm..koq unik yah..? nama orang ? koq sepertinya bukan siiih…. Ooh singkatan kali ya..? Yup..betuull... Bertik, merupakan singkatan dari Berry & Tikkey… Haaah..?!?? siapa lagi tuh..? nama dua orang kakak adik..? nama dua orang sahabatan..? bukan juga..hehe..

Berry & Tikkey, yah.. itu adalah nama dua buah boneka kesayangan aku dan ciciku semasa kecil saat kami suka bermain boneka. Berry…, sebuah boneka teddy bear (serupa boneka “forever friend”), yang dimiliki ciciku kurang lebih sepuluh tahun silam. Sedangkan Tikkey…, sebuah boneka tikus berperut buncit dan berpipi lebar, yang aku beli di Toko Buku Gramedia sebagai hadiah natal untuk ciciku, yah..kurang lebih sepuluh tahun silam juga…

Oleh karena kami berdua sangat menyukai boneka (sewajarnya anak perempuan), kami pun sering memainkan Berry & Tikkey seolah mereka hidup : berbicara, bertingkah dan bergerak. Dan kami pun membentuk karakter mereka. Berry, sang kakak (karena saat dia diperoleh memang lebih duluan dibanding Tikkey – dan badannya yang lebih besar), ia sering “menindas” Tikkey (menindas : iri bila Tikkey dibelikan kaos kaki baru atau dipeluk-peluk oleh kami, dan sering mengadukan Tikkey bila telah berbuat salah). Dan Tikkey, yang hobinya main bola (tak heran kulitnya sering gosong, hehe..), sering mengadukan ulah “penindasan” Berry ke kami. Tapi pada dasarnya, mereka anak yang baik dan rukun (bila sedang rukun..hehe..).

Yah.. begitulah keseharian kami memainkan mereka… Status kami..? Ciciku, dipanggil “mmi-mmi” oleh Berry & Tikkey. Sementara aku dipanggil “Ket-ket” (berasal dari kata “Ketan” – bingung juga kenapa ketan yah.. uughh.. :) ..atau lebih tepatnya berasal dari kata “Tante”). Kenapa aku menjadi tante ? yah..karena pada dasarnya Berry & Tikkey adalah milik ciciku.. :), jadi ciciku adalah maminya, dan aku cukup tante-nya. Kami sangat menikmati bermain dengan tokoh Berry & Tikkey ini, hingga kami dewasa. Terkadang mereka juga bisa menjadi “pendamai” kami, saat aku dan ciciku sedang marahan karena sesuatu hal. Intinya.., Berry & Tikkey sungguh menjadi penghibur dan pengisi hari-hari kami.

Oleh karena rasa sayang kami pada Berry & Tikkey, hingga kami bercita-cita dan berjani, bila kelak kami memiliki usaha sendiri, kami akan memberi merek atau nama dengan nama mereka. Nah, kini saatnya kami menggunakan nama mereka pada butik yang sedang kami bangun ini.. Semoga keabadian nama mereka di hati kami, seabadi Bertik Butik kami dari sekarang hingga masa yang akan datang…

Nah.. sahabat Bertik, sekarang sudah tahu ya arti dari Bertik Butik… Berikutnya berita apa ya…??? Koleksi Bertik Butik apa aja siiiih..? Baju batik aja ya..? mmm..nggak hanya batik koq.. bahan kain juga ada.. tapi semua kain yang dipakai untuk koleksi Bertik Butik, kain berkualitas loh.. Design..? oke punya lah pastinya… :)

Oya..mau lihat koleksi Bertik Butik ya..? mampir ke facebook kami dong… cari “Bertik Butik” yaahh…

Sampai jumpa di Bertik Butik punya Berita seri_3 see youuu….

Senin, 27 Desember 2010

Bertik Butik dan Batik-nya....

Bertik Butik punya Berita (BBB Seri_1)

“Mengapa batik?”, pertanyaan sederhana yang selalu dilontarkan teman-temanku ketika mereka melihat baju-baju jualanku bernuansa batik.


“Ya abis gimana, setiap kepingin beli baju batik, yang aku suka modelnya, mahal banget harganya.. tapi kalau yang murah ya koq ga selera yah lihatnya..”


Yah.. sesederhana itulah sebenarnya alasanku mengapa memilih batik sebagai bahan jahitan baju-bajuku..

Tapi di balik alasan itu, tentu ada banyak alasan besar lainnya hingga lahirlah suatu impian masa kecil
ku, memiliki sebuah butik..apalah namanya, intinya aku bermimpi ingin dapat mewujudkan apa yang aku pikirkan, aku rasakan dan aku harapkan.

Ketika aku berpikir tentang suatu model pakaian, koq sepertinya bagus kalau dibuat dengan tangan kerut ya.., atau… kelihatannya akan lebih bagus kalau model pakaian itu tidak dengan motif kain bunga-bunga dsb.. dan ketika aku dapat merealisasikan apa yang aku pikirkan… Ini adalah salah satu jawaban atas impianku…

Ketika aku merasakan, koq sepertinya jaman sekarang, pakaian dengan kain itu biasa ya.. m
ungkin akan jauh lebih bagus dan menarik kalau menggunakan kain batik. Kan sekarang batik juga lagi nge-trend… Dan ketika aku dapat merealisasikan apa yang aku rasakan… Ini adalah salah satu jawaban atas impianku…

Dan ketika aku mengharapakan, kelak aku akan dapat melakukan semua hal yang aku pikirkan dan aku rasakan itu… Inilah jawaban atas impianku…


Awalnya aku tidak suka batik… Beberapa teman sudah lebih dulu menyukai batik. Mereka sering mengenakan pakaian batik di kantor, khususnya di hari Jumat. Apalagi sejak Unesco meresmikan batik menjadi salah satu budaya kekayaan Indonesia pada tanggal 2 Oktober 2009, dan Pemerintah Indonesia menghimbau seluruh warganya mengenakan batik pada hari itu.

Aku yang tidak suka dengan batik, karena model pakaiannya yang membosankan atau harganya yang terlalu mahal, sempat kelimpungan mencari batik untuk dikenakan pada hari itu. Muter-muter sepulang kerja di ITC Kuningan, hampir putus asa, karena tidak ada yang cocok dengan seleraku. Akhirnya aku membeli sebuah atasan batik seadanya.. dan akhirnya sekali pakai aku tidak ingin memakainya lagi. Dan hari-hari selanjutnya, kebetulan kantor tempat aku bekerja mengharuskan kami mengenakan batik di hari Jumat, terkadang a
ku bandel mengenakan pakaian ber”motif” batik atau bunga-bunga (*dengan dalih, kan mirip batik..hehe..)

Seiring dengan berjalannya waktu, entah mengapa aku mulai mengagumi batik.. Ketika aku mengunjungi salah satu tempat perbelanjaan (tepatnya department store), aku melihat sebuah pakaian berbahan batik, anggun sekali.... namun sempat kaget dibuatnya, ketika melihat bandrol harganya, wah..banyak angka nol nya deh.. hiks.... Sejak saat itu, aku mulai menjadi pengamat batik dan sekaligus menjadi pengagum batik.. walaupun belum menjadi pembeli apalagi pelanggan batik-batik mahal itu.. huaaa...sedihn
ya aku belum sanggup memilikinya...

Dan aku pun mulai mencari tahu, mengapa pakaian batik seperti yang aku lihat di dept store itu telah berhasil memikat hatiku..? dan mengapa harganya mahal sekali?

Aku sempat membeli sebuah buku berjudul ”Batikku – pengabdian cinta tak berkata
”, karya Ibu Ani Bambang Yudhoyono, di salah satu toko buku. Sebenarnya informasi mengenai batik bisa saja aku dapatkan di internet, namun ketika aku membuka dan membaca buku ini, dengan begitu banyak gambar dan tulisan penuh makna, aku menjadi terinspirasi untuk bercerita juga tentang apa yang kupikirkan dan kurasakan tentang batik. Note : Ini bukan promosi buku lho... :)

Sedikit mengutip beberapa tulisan nan indah yang ada di buku tersebut :
”Aku ingin melihat batik hidup seribu tahun lagi...” Ini adalah ungkapan keresahan seorang Ibu Bangsa, Ibu Ani Yudhoyono, bila kelak batik kan punah. Oleh karena beliau memandang setiap insan kreatif yang sehari-hari menekuninya, sejarah membatik yang begitu panjang dalam hidup mereka (para pembatik), yang menyatu dengan keseharian mereka. Tidak ada tuntutan untuk pengakuan, dan tidak ada perhitungan akan pengabdian. Sebuah tradisi yang membuat hati merendah.

Coba kita bayangkan, selembar kain putih polos tak akan indah dipandang mata... Namun, ketika sebuah guratan ditorehkan di kain tersebut, membentuk bunga, daun, orang dan bermacam gambar abstrak, dengan warna-warni yang cerah dan berani.. akan berubah menjadi selembar kain indah tiada tara. Yah.. selembar kain bermotif karya para pembatik yang membuatnya dengan CINTA. KeCINTA-an pada budaya leluhur, budaya tanah air Indonesia. Inilah sebuah keindahan batik yang sesungguhnya...pikirku....

Tradisi turun temurun.., kepiawaian dan kepolosan hati para pembatik, dan kecintaan mereka akan tradisi itu pulalah yang membuat aku semakin mengagumi batik. Dan kini aku tidak heran lagi mengapa batik mahal harganya? Terutama batik cap apalagi tulis. Selain ide, kreativitas dan keuletan para pembuat, juga tergantung dari proses pembuatannya... Menurut aku malah, sebuah mahakarya batik tidak ternilai harganya...

Oke...sekilas tentang batik sudah... kembali ke cerita tentang impianku... apa hubungannya batik dengan butik (sebutan untuk sebuah impianku (^^,) ?
Jadi..., apa langkahku selanjutnya... membatik..? mmm..mungkin belum sampai kesana ya... walaupun aku sangat ingin bisa membatik... :)
Salah satu cara aku menghargai batik adalah menggunakannya sebagai bahan membuat pakaian. Kain batik yang sudah cantik kan kubuat semakin cantik dengan design dari pemikiran dan perasaanku....

Dan karena aku sangat mengerti dan menghargai wanita dengan segala keinginannya... (yah karena aku juga wanita). Biasanya sih... wanita ingin model yang tidak biasa alias unik tapi tetap bagus, ingin kain kualitas bagus namun harga terjangkau, ingin yang ukurannya pas dengan ukuran tubuhnya, dan yang tidak kalah penting ingin pembayaran juga bisa dicicil (untuk yang satu ini agak sulit dipenuhi ya..hehe). Maka, aku ingin sekali mewujudkan keinginan para wanita dimanapun...

Aku dan ciciku memiliki impian yang sama dalam hal berbisnis. Sejak kecil, kami sudah terbiasa mandiri mencari uang. Mulai dari membuat pembatas buku, kami menerima pesanan dari teman-teman, semua kami kerjakan dengan senang hati. Dan setelah dewasa, kami pun memiliki minat dan impian yang sama, dan ingin kami wujudkan melalui butik kami, yang kami beri nama Bertik Butik.... Yah, salah satu andalan kami adalah BATIK ! (^^,)

Koq namanya unik ya.. Bertik Butik... apa ada artinya ? Tentu ada... nantikan Bertik Butik punya Berita (BBB) di blog kami selanjutnya yaaa......